Dalam industri pengukuran fluida, dua merek flow meter yang sering menjadi pilihan utama adalah Flow Controls dan True Gauge. Keduanya dikenal sebagai perangkat yang akurat, andal, serta banyak digunakan pada aplikasi solar, BBM, dan kebutuhan industri berat. Meskipun sama-sama menggunakan teknologi Positive Displacement (PD), keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, serta orientasi penggunaan yang berbeda. Memahami perbedaan ini akan membantu perusahaan menentukan flow meter mana yang paling sesuai dengan operasional di lapangan.
Flow Controls telah lama dikenal sebagai flow meter yang dirancang untuk menghadapi kondisi kerja yang berat. Produk dari brand ini umumnya memiliki konstruksi lebih tebal, tahan benturan, dan cocok digunakan di lingkungan ekstrem seperti pertambangan, marine, depot BBM, dan transfer fuel industri. Flow Controls cenderung menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan durabilitas tinggi dengan biaya investasi yang tetap efisien. Performanya stabil, akurasinya baik, dan perawatannya relatif mudah dilakukan bahkan oleh teknisi umum di lapangan.
Sementara itu, True Gauge merupakan brand premium asal Amerika Serikat yang lebih berfokus pada akurasi presisi tinggi dan performa jangka panjang. Flow meter ini dibuat dengan material yang lebih halus dan ringan, namun tetap memiliki daya tahan yang baik terhadap korosi dan fluktuasi tekanan. True Gauge sering dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan konsistensi hasil ukur yang sangat akurat, terutama pada transaksi jual beli solar, verifikasi, atau kebutuhan legal metrology. Dengan tingkat akurasi mencapai ±0.1%, True Gauge memberikan kepercayaan lebih bagi perusahaan yang mengandalkan hasil ukur sebagai dasar transaksi finansial.
Dari sisi stabilitas pengukuran, True Gauge cenderung lebih unggul karena mampu mempertahankan akurasi meskipun terjadi perubahan tekanan atau kondisi fluida. Flow Controls tetap stabil, namun performanya lebih mengutamakan kekuatan fisik dan ketahanan dalam jangka panjang. Dalam hal layanan dan perawatan, Flow Controls memiliki kelebihan karena lebih banyak digunakan di Indonesia sehingga teknisi yang familiar dengan model ini lebih mudah ditemukan. Suku cadang Flow Controls juga tersedia lebih luas. True Gauge tetap memiliki sparepart lengkap, namun karena lebih premium, kebutuhan perawatan biasanya lebih sedikit dan intervalnya lebih panjang.
Perbedaan harga juga menjadi pertimbangan. Flow Controls biasanya ditawarkan dengan harga lebih ekonomis sehingga cocok untuk penggunaan skala besar atau kondisi lapangan yang keras, sedangkan True Gauge memiliki harga yang lebih tinggi namun sebanding dengan tingkat akurasi serta presisi yang diberikan. Jika kebutuhan Anda adalah ketahanan, heavy-duty, dan efisiensi biaya, Flow Controls sering kali menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda mengutamakan akurasi legal, stabilitas jangka panjang, dan transaksi berbasis metrologi, dibandingkan Flow Controls, True Gauge memberikan nilai dan keunggulan yang lebih sesuai.
Pada akhirnya, pemilihan antara Flow Controls dan True Gauge sangat tergantung pada tujuan penggunaan, lingkungan kerja, serta tingkat akurasi yang dibutuhkan. Perusahaan yang membutuhkan alat dengan karakter heavy-duty akan lebih cocok dengan Flow Controls, sedangkan perusahaan yang membutuhkan akurasi absolut dan keandalan untuk transaksi resmi akan lebih terbantu dengan True Gauge. Untuk memastikan keputusan yang paling tepat, analisa teknis terhadap jenis fluida, flow rate, tekanan kerja, kondisi pipa, dan sistem operasi sangat diperlukan. Konsultasi dengan tim teknis profesional dapat membantu memastikan flow meter yang dipilih benar-benar sesuai, bukan hanya sekadar terlihat cocok.
Jika Anda membutuhkan analisa lebih mendalam atau ingin mengetahui model yang tepat untuk aplikasi tertentu, PT Mitra Flowmeter Indonesia siap memberikan konsultasi gratis dan rekomendasi teknis yang presisi sesuai kebutuhan industri Anda.



