Flow meter untuk solar merupakan perangkat penting dalam proses distribusi, transfer, dan transaksi jual beli BBM. Akurasi pengukuran sangat menentukan efektivitas operasional dan mencegah kerugian akibat selisih volume. Oleh karena itu, memilih flow meter yang tepat serta melakukan instalasi dengan benar adalah kunci untuk mendapatkan hasil pengukuran yang stabil, akurat, dan legal digunakan.
Pada artikel ini, kami membahas jenis flow meter terbaik untuk solar, model rekomendasi, serta panduan instalasi sesuai standar industri.
Mengapa Flow Meter untuk Solar Harus Spesifik dan Bersertifikat?
Solar (diesel fuel) adalah fluida dengan viskositas sedang dan sifat kimia tertentu yang memerlukan flow meter heavy duty. Kesalahan memilih alat dapat memicu:
-
Pengukuran tidak akurat
-
Kerusakan komponen internal
-
Kontaminasi fluida
-
Penolakan legalitas transaksi
Flow meter untuk solar wajib memiliki:
✔ Izin Tipe KEMENDAG (Legal Metrologi)
✔ Sertifikasi kalibrasi
✔ Toleransi error rendah (±0.1% atau lebih baik)
✔ Material compatible dengan solar (SS, aluminium alloy)
✔ Keandalan pada tekanan variatif
Jenis Flow Meter yang Cocok untuk Solar
Tidak semua flow meter cocok untuk solar. Berikut jenis yang paling direkomendasikan untuk industri:
1. Positive Displacement (PD) Flow Meter
Pilihan terbaik untuk solar — akurasi sangat tinggi.
Kelebihan:
-
Akurasi hingga ±0.1%
-
Tidak terpengaruh tekanan & turbulensi
-
Stabil untuk flow rendah & tinggi
-
Tahan terhadap viskositas bahan bakar
-
Legal untuk transaksi jual beli
Aplikasi: Depot BBM, fuel transfer, marine bunkering, tangki solar, SPBU industri.
2. Oval Gear Flow Meter
Cocok untuk solar & oli dengan viskositas menengah-tinggi.
Kelebihan:
-
Konstruk kokoh
-
Akurasi tinggi
-
Cocok untuk industri manufaktur dan genset
3. Turbine Flow Meter
Alternatif ekonomis untuk monitoring internal.
Kelebihan:
-
Biaya lebih terjangkau
-
Respons cepat
-
Cocok untuk line bersih & tekanan stabil
Catatan:
Tidak disarankan untuk transaksi jual beli resmi karena akurasi sedikit lebih rendah dibanding PD meter.
Rekomendasi Model Flow Meter untuk Solar
Berikut model flow meter terbaik berdasarkan performa, legalitas, dan kekuatan:
1. FCM-50-NX-1 Stainless Steel (Flow Controls)
Rekomendasi utama — standar industri untuk solar.
Keunggulan:
-
Mesin PD meter akurasi ±0.1%
-
Body stainless steel
-
Heavy duty untuk solar & marine
-
Aman untuk transaksi jual beli
-
Tahan tekanan & temperatur industri
Cocok untuk:
Kapal, pertambangan, depot BBM, SPBU industri, fuel transfer.
2. True Gauge PD Flow Meter (USA)
Flow meter premium untuk aplikasi akurasi tinggi.
Keunggulan:
-
Performa stabil
-
Certified & legal
-
Umur pakai panjang
-
Presisi bahkan dalam kondisi fluida bergejolak
3. Oval Gear Flow Meter SHM / Equivalent
Untuk solar, oli, dan chemical ringan.
Keunggulan:
-
Body kuat
-
Tidak perlu power supply
-
Toleransi error rendah
-
Cocok untuk industri manufaktur dan genset
4. Turbine Meter Industrial Grade
Untuk monitoring internal & non-transaksi.
Keunggulan:
-
Harga lebih ekonomis
-
Flow responsif
-
Output digital lengkap
Cara Instalasi Flow Meter Solar yang Benar
Instalasi flow meter sangat menentukan akurasi. Berikut langkah-langkah sesuai standar industri:
1. Pastikan Orientasi Flow Meter Benar
-
Ikuti arah panah flow pada body
-
Posisikan horizontal untuk hasil terbaik
-
Hindari kemiringan ekstrem
2. Pasang Strainer dan Air Eliminator
Wajib untuk PD meter:
-
Strainer: Menyaring kotoran agar rotor tidak rusak
-
Air eliminator: Menghilangkan udara agar pembacaan tidak meleset
Tanpa dua komponen ini, akurasi pasti menurun.
3. Gunakan Pipa Masuk Minimal 5–10 x Diameter
Agar aliran stabil sebelum mencapai flow meter:
-
Hindari elbow tepat sebelum meter
-
Hindari pompa langsung di depan meter
4. Pastikan Koneksi Flange / Drat Rapat & Bebas Bocor
Kebocoran menyebabkan:
-
Hasil pengukuran tidak stabil
-
Kontaminasi udara
5. Pastikan Sistem Bebas Getaran Berlebih
Gunakan vibration damper jika diperlukan.
6. Lakukan Purging / Flushing
Sebelum digunakan:
-
Buang udara
-
Bersihkan jalur
-
Pastikan fluida mengalir stabil
7. Lakukan Kalibrasi Awal
Untuk memastikan:
-
Akurasi on-site
-
Kesesuaian dengan alat pembanding
Tips Agar Flow Meter Solar Tetap Akurat dan Awet
-
Kalibrasi rutin setiap 6–12 bulan
-
Gunakan solar bersih (bebas air/kerak)
-
Selalu gunakan strainer
-
Cek seal & gasket secara berkala
-
Simpan sertifikat kalibrasi
-
Hindari dry-run
-
Gunakan sparepart original
Kesimpulan
Memilih flow meter untuk solar tidak bisa sembarangan. Untuk kebutuhan industri—terutama transaksi jual beli dan fuel transfer—PD Flow Meter seperti FCM-50-NX-1 atau produk True Gauge adalah pilihan terbaik berkat akurasi ±0.1%, legalitas resmi, dan ketahanan tinggi.
Melakukan instalasi dengan benar adalah kunci agar flow meter bekerja optimal, stabil, dan memiliki umur pakai panjang.
Jika Anda ingin mengetahui jenis flow meter yang paling sesuai untuk aplikasi Anda, konsultasi gratis selalu tersedia.



