Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Flow Meter

Membeli flow meter bukan sekadar memilih alat pengukur aliran fluida. Dalam banyak industri—mulai dari pertambangan, marine, migas, manufaktur, hingga distribusi BBM—flow meter adalah perangkat kritis yang menentukan akurasi, efisiensi, keamanan, dan bahkan legalitas operasional.

Kesalahan dalam memilih flow meter dapat menyebabkan kerugian finansial, pengukuran tidak akurat, gangguan operasional, hingga masalah hukum jika digunakan untuk transaksi resmi.

Agar Anda tidak salah memilih, berikut adalah hal-hal penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli flow meter.

1. Jenis Fluida yang Akan Diukur

Setiap flow meter memiliki karakteristik dan teknologi yang berbeda, sehingga pemilihannya harus sesuai dengan fluida yang diukur:

  • Solar / BBM / Oli → PD Meter / Positive Displacement Meter

  • Air bersih → Electromagnetic Flow Meter

  • Air limbah / slurry → EMF dengan lining anti korosi

  • Chemical → Coriolis / EMF berbahan khusus

  • Air panas / fluida suhu tinggi → Ultrasonic atau Coriolis

Jika jenis fluida tidak sesuai dengan alat yang dipilih, hasil ukur bisa salah atau alat cepat rusak.

2. Range Flow & Debit Aliran

Sebelum membeli, pastikan Anda mengetahui:

  • Debit minimum & maksimum

  • Kecepatan aliran

  • Viskositas fluida

  • Tekanan dan temperatur operasional

Flow meter harus berada dalam range yang optimal untuk menjaga akurasi ±0.1%–±0.5%.

Kesalahan umum: membeli flow meter yang terlalu besar atau terlalu kecil sehingga pembacaan tidak akurat.

3. Tujuan Penggunaan (Transaksi atau Monitoring?)

Tujuan penggunaan menentukan jenis flow meter:

Untuk transaksi jual-beli (BBM/solar)?

Anda wajib memakai flow meter LEGAL & bersertifikat KEMENDAG (Izin Tipe).

Untuk monitoring internal?

Flow meter industrial standard sudah cukup, tergantung kebutuhan akurasi.

Kesalahan menggunakan flow meter non-legal untuk transaksi dapat menyebabkan:

  • Teguran dari KEMENDAG

  • Alat disegel atau disita

  • Kerugian besar akibat selisih hitungan

4. Akurasi Flow Meter

Akurasi adalah faktor terpenting dalam memilih flow meter. Standar akurasi yang direkomendasikan:

  • Untuk BBM / Solar: ±0.1%

  • Untuk Water Meter: ±0.5–2%

  • Untuk Chemical: ±0.1–0.2%

  • Untuk Air Limbah: ±1–2%

Flow meter berkualitas selalu menyertakan:

  • Sertifikat kalibrasi

  • Data uji pabrik

  • Spesifikasi akurasi sesuai standar industri

5. Ketersediaan Sertifikasi & Legalitas

Flow meter untuk transaksi wajib memiliki:

Izin Tipe KEMENDAG (Legal Metrology)
Sertifikat kalibrasi terbaru
Label & segel resmi

Flow meter tanpa sertifikat tidak sah digunakan untuk transaksi dan dapat menyebabkan kerugian tidak terdeteksi.

6. Kondisi Lingkungan Kerja

Flow meter harus sesuai dengan lingkungan operasionalnya, seperti:

  • Pertambangan: harus heavy-duty, tahan getaran & debu

  • Marine/kapal: harus tahan korosi dan salinitas tinggi

  • Depot BBM: harus aman terhadap tekanan tinggi

  • Pabrik: harus kompatibel dengan temperatur & tekanan ekstrem

Flow meter yang salah spesifikasi akan cepat rusak meskipun akurasinya tinggi.

7. Koneksi dan Integrasi Sistem

Jika flow meter akan dihubungkan dengan:

  • SCADA

  • PLC

  • DCS

  • IoT Monitoring

  • HMI Panel

Pastikan flow meter mendukung output seperti:

  • 4–20 mA

  • Pulse

  • Modbus

  • RS485

  • HART

Integrasi yang salah dapat mengganggu seluruh sistem monitoring.

8. Ketersediaan After-Sales, Sparepart, dan Kalibrasi

Flow meter adalah alat jangka panjang. Pastikan:

  • Ada tim teknisi untuk instalasi & perawatan

  • Sparepart ready stock

  • Ada layanan kalibrasi rutin

  • Mendapatkan dukungan troubleshooting

Flow meter tanpa support after-sales berisiko tidak bisa dipakai ketika ada masalah.

9. Brand & Reputasi Produsen

Pilih flow meter dari brand yang sudah terbukti di industri, seperti:

  • Flow Controls

  • True Gauge (USA)

  • Avery Hardoll

  • Liquid Controls

  • Tokico

Brand terpercaya memastikan:

  • Akurasi stabil

  • Suku cadang tersedia

  • Garansi jelas

10. Harga yang Sejalan dengan Kualitas

Flow meter bukan produk murah atau sekali pakai. Harga yang terlalu murah biasanya indikasi:

  • Tidak bersertifikat

  • Material tidak tahan lama

  • Akurasi buruk

  • Tidak ada after-sales

Lebih baik memilih flow meter yang sedikit lebih mahal tetapi legal, presisi, dan tahan lama.

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Telegram